KBBI.ID

Kamus Besar Bahasa Indonesia

Anak

anak /anak/ (n)
1 keturunan yang kedua, misalnya ini bukan anaknya, melainkan cucunya;
2 manusia yang masih kecil, misalnya anak itu baru berumur enam tahun;
3 binatang yang masih kecil, misalnya anak ayam itu berciap-ciap mencari induknya;
4 pohon kecil yang tumbuh pada umbi atau rumpun tumbuh-tumbuhan yang besar, misalnya anak pisang;
5 orang yang berasal dari atau dilahirkan di (suatu negeri, daerah, dan sebagainya), misalnya anak Jakarta; anak Medan;
6 orang yang termasuk dalam suatu golongan pekerjaan (keluarga dan sebagainya), misalnya anak kapal; anak komidi;
7 bagian yang kecil (pada suatu benda), misalnya anak baju;
8 yang lebih kecil daripada yang lain, misalnya anak bukit;
anak ayam kehilangan induk (pb) ribut dan bercerai-berai karena kehilangan tumpuan;
anak baik menantu molek (pb) mendapat keuntungan yang berlipat ganda;
anak dipangku dilepaskan, beruk dalam rimba disusukan (disusui) (pb) selalu membereskan (memikirkan) urusan orang lain, sedangkan urusan sendiri diabaikan;
anak orang, anak orang juga (pb) seseorang yang asing bagi kita akan tetap asing juga;
anak sendiri disayangi, anak tiri dibengkengi (pb) bagaimanapun adilnya seseorang, kepentingan sendiri juga yang diutamakan;
kasihkan anak tangan-tangankan, kasihkan bini tinggal-tinggalkan (sayang di anak dibenci, sayang di negeri ditinggalkan) (pb) yang disayangi itu hendaknya jangan terlalu dimanjakan;
kecil-kecil anak kalau sudah besar onak (pb) anak itu selagi kecil menyenangkan hati, tetapi kalau sudah besar menyusahkan hati (karena kelakuannya dan sebagainya);
menggantang anak ayam (pb) melakukan pekerjaan yang tidak mungkin atau sia-sia untuk dikerjakan;
pecah anak buyung tempayan ada (pb) tidak akan kekurangan perempuan untuk dijadikan istri;
rusak anak oleh menantu (pb) orang yang kita kasihi merusakkan harta yang kita berikan kepadanya;

Gabungan

anak adam keturunan Adam; manusia;

anak agung (Bl) gelar bangsawan (golongan atau kasta ksatria);

anak air selokan; sungai kecil;

anak ajaib anak kecil yang sudah mampu menguasai kepandaian yang dimiliki oleh orang dewasa;

anak alang anak yang ketiga;

anak allah (Kris) gelar untuk Yesus Kristus yang menyatakan bahwa Ia berasal dari Allah dan melakukan penyelamatan manusia;

anak ampang anak haram jadah;

anak andaman anak gadis yang dikurung atau dipingit beberapa waktu sebelum dinikahkan;

anak angin angin sepoi-sepoi; angin lembut;

anak angkat anak orang lain yang diambil (dipelihara) serta disahkan secara hukum sebagai anak sendiri;

anak asuh anak yang diberi biaya pendidikan (oleh seseorang), tetapi tetap tinggal pada orang tuanya;

anak baju baju dalam;

anak bala (ki) anak yang selalu mengganggu anak orang lain;

anak balam sepasang (seorang laki-laki dan perempuan); sejoli;

anak bangsa anak negeri;

anak bangsawan
1 anak komidi;
2 anak keturunan keluarga ningrat (bangsawan, raja);

anak bapak anak yang terlalu disayangi oleh bapaknya sehingga tidak sempat bergaul dengan anak-anak yang lain;

anak batu giling batu yang berbentuk silinder (gilik) untuk melumatkan lada (cabai, rempah-rempah, dan sebagainya);

anak batu tulis alat tulis untuk menulis pada batu tulis;

anak bawang
1 (ki) peserta bermain yang tidak masuk hitungan (hanya sebagai penggenap atau ikut-ikutan saja);
2 (ki) anak kecil yang masih belum mengerti apa-apa;

anak bedil peluru;

anak berbakat anak (terutama yang masih berada dalam usia sekolah) yang diperhitungkan memiliki bakat dan kemampuan yang istimewa;

anak berkundang anak yang sangat disayangi atau dimanjakan; kundangan;

anak bersagar
1 anak yang pada kuku tangannya terdapat garis hitam seperti sagar;
2 (ki) anak yang selalu sakit-sakitan atau yang saudara-saudaranya selalu meninggal;

anak bilik ruang kecil yang ditambahkan pada kamar;

anak bini anak dan istri; keluarga;

anak buah anggota kelompok (regu pasukan) yang berada di bawah seorang pemimpin;

anak bukit bukit kecil;

anak buncit anak bungsu; anak yang terakhir; anak yang termuda dari satu keluarga;

anak bungsu anak buncit;

anak busur anak panah;

anak buyung
1 perempuan bunting (untuk memperolok-olokkan);
2 muncikari;

anak cabang
1 bagian dan sebagainya yang lebih kecil dari cabang; ranting;
2 bagian dan sebagainya yang berada di bawah cabang (tentang susunan organisasi);

anak cobek penggiling pada cobek;

anak cucu
1 anak dan cucu;
2 keturunan;

anak dabus orang yang ikut serta bermain dabus; pemain dabus;

anak dacin batu (besi) pada timbangan dengan ketentuan berat tertentu;

anak dagang orang perantauan; anak rantau;

anak dapat anak yang didapat di jalan dan sebagainya;

anak dara
1 anak perempuan yang sudah mencapai usia remaja dan belum kawin;
2 (cak) pengantin perempuan;

anak daud (Kris) gelar untuk Mesias yang dinantikan yang berasal dari keturunan raja Daud;

anak daun (Bio) helaian daun atau tiap-tiap helaian daun dari daun majemuk;

anak dayung orang yang mendayung; pendayung;

anak didik
1 murid; siswa;
2 anak yang berada dalam pembinaan (asuhan) seseorang;

anak gadis anak perempuan yang sudah menginjak usia remaja;

anak gahara anak raja dari permaisuri;

anak gedongan anak orang kaya (yang rumahnya gedung), misalnya anak gedongan itu mau juga bermain dengan anak kampung;

anak geladak anak haram;

anak genta bagian genta yang berfungsi sebagai pemukul genta;

anak ginjal bagian ginjal yang melekat di atas ginjal; kelenjar adarienal;

anak gobek pelocok kapur sirih dalam gobek; alu kecil penumbuk kapur sirih dalam gobek;

anak gugur bayi yang lahir (mati) sebelum genap bulannya;

anak haram anak yang lahir dari hasil hubungan di luar ikatan pernikahan; anak jadah;

anak hitam anak yang kedelapan;

anak ibu anak yang terlalu disayangi oleh ibu sehingga tidak sempat bergaul dengan anak-anak yang lain;

anak jadah anak haram;

anak jari
1 sebatang jari;
2 jari kelingking;

anak jawi anak laki-laki yang disayangi;

anak jentera jari-jari jentera;

anak judul tambahan pada judul buku dan sebagainya (biasanya berupa kata-kata penjelas terhadap judul);

anak kalimat bagian kalimat (klausa) yang tidak dapat berdiri sendiri sebagai kalimat lengkap; klausa terikat;

anak kandung anak yang lahir dari kandungan sendiri; anak sendiri (bukan anak tiri atau anak angkat);

anak kapal awak atau pegawai yang bertugas di kapal;

anak kembar anak (dua, tiga, atau lebih) yang lahir dari satu kandungan pada satu kehamilan;

anak kemenakan anak dari saudara (dilihat dari dirinya);

anak kencing anak haram;

anak keti bola kecil terbuat dari kayu yang dipakai dalam permainan;

anak kolong
1 (kas) anak serdadu (yang lahir dan dibesarkan di tangsi pada zaman Hindia Belanda);
2 (ki) anak tentara;

anak komidi pemain komidi panggung, tonil, sandiwara; anak bangsawan;

anak kuar anak haram;

anak kukut anak angkat yang tidak berhak menerima harta pusaka;

anak kunci alat untuk membuka kunci; sosi;

anak lidah anak tekak;

anak limpa kelenjar yang mengeluarkan empedu;

anak liplap anak yang orang tuanya berlainan bangsa;

anak lombong pekerja di tambang;

anak luar nikah
1 anak yang dilahirkan oleh seorang wanita di luar perkawinan yang dianggap sah menurut adat atau hukum yang berlaku;
2 anak haram;

anak lumpang anak gobek;

anak mampu didik (Dik) anak yang tingkat kemampuan intelegensinya sekitar 70—80, memungkinkan untuk dididik sampai kelas enam sekolah dasar;

anak mampu latih (Dik) anak yang kemampuan intelegensinya sekitar 25—50, hanya mungkin diberi latihan untuk menguasai keterampilan tertentu dan untuk mengurus dirinya sendiri;

anak mampu rawat (Dik) anak yang tingkat kemampuan intelegensinya paling tinggi 25, membutuhkan perawatan orang lain sepanjang hayatnya;

anak manusia (Kris) Yesus (ungkapan ini merujuk pada tokoh penyelamat di zaman yang akan datang);

anak mas anak emas;

anak mata bulatan kecil di tengah-tengah bola mata;

anak meja peti-peti kecil di meja (merupakan perlengkapan meja); laci;

anak mentimun (ki) anak angkat yang dijadikan istri;

anak muda
1 orang yang masih muda; pemuda;
2 anak keenam;

anak murid anak sekolah; siswa; anak didik;

anak nakal anak yang karena sebab tertentu mengalami hambatan dalam perkembangan pribadi, ketakseimbangan mental, sosial, atau pendidikan sehingga muncul tingkah laku yang menyimpang, misalnya mencopet;

anak negara anak yang diputuskan oleh pengadilan untuk diasuh oleh negara;

anak negeri penduduk suatu negeri (daerah atau wilayah);

anak obat anak (orang) sakit yang sedang dalam perawatan dokter; pasien;

anak orang anak orang lain (bukan anak saudara);

anak panah senjata tajam yang berupa barang panjang, runcing pada ujungnya dan diberi bulu atau barang lain yang serupa pada pangkalnya yang berfungsi sebagai penjaga keseimbangan, dilepaskan dengan menggunakan busur;

anak pandak anak yang kelima;

anak panggung orang yang mencari nafkah dengan bermain dalam pertunjukan pentas (sandiwara, tonil, komidi, dan sebagainya);

anak panjang anak yang keempat;

anak pelor peluru (isi bedil);

anak penak anak cucu; keturunan; anak pinak;

anak perahu anak kapal;

anak perusahaan (Ek) perusahaan yang dikuasai oleh pihak lain, baik secara langsung maupun tidak langsung, melalui satu atau lebih badan atau perusahaan lainnya;

anak piara anak orang lain yang dipiara;

anak piatu anak yang ibunya sudah meninggal; sudah tidak beribu lagi; anak yatim (di beberapa daerah anak piatu adalah anak yang tidak beribu lagi);

anak pinak
1 anak cucu; keturunan;
2 tumbuhan memanjat, Ventilago oblongifolia;

anak pisang anak mamak (menurut keturunan laki-laki);

anak prasekolah (Dik) anak yang berumur 4—5 tahun; murid taman kanak-kanak; anak yang berumur sebelum umur masuk sekolah dasar;

anak pungut anak angkat;

anak putih anak yang ketujuh;

anak ragil anak bungsu;

anak rambut rambut halus yang tumbuh di pelipis;

anak ronggeng penari dalam pertunjukan ronggeng;

anak rantau orang yang mencari penghidupan di negara atau daerah lain;

anak saku kantong kecil pada baju;

anak sanak anak kemenakan;

anak sandiwara anak panggung;

anak sapihan anak yang (baru) disapih;

anak sasian murid; pelajar; orang yang berguru;

anak sekolah anak (orang) yang masih menuntut ilmu melalui pendidikan sekolah; murid; siswa;

anak sipil (Dik) anak yang diserahkan oleh orang tuanya kepada negara;

anak sukar (Psi) anak yang bertingkah laku menyimpang dari norma-norma sosial (tidak dapat diatasi dengan cara-cara biasa);

anak sulung anak yang pertama (yang tertua);

anak sumbang
1 anak haram (terutama akibat dari perzinaan sesama antara sanak saudara dekat);
2 anak yang lahir dari seorang ibu yang dilarang kawin menurut undang-undang dengan lelaki yang menghamilinya;

anak sundal
1 anak haram;
2 (kas) kata makian kasar;

anak sunti anak perempuan yang mulai jadi gadis (perawan kecil);

anak susuan
1 anak yang masih menyusu;
2 anak orang lain yang disusui;

anak tangan jari tangan;

anak tangga bagian tangga tempat berpijak;

anak tari penari;

anak taruhan anak yang sangat dicintai;

anak tekak daging kecil di ujung kerongkongan; anak lidah; uvula;

anak timbangan perangkat timbangan berupa batu timbangan dari logam dengan berbagai ukuran berat (100 g, 500 g, 1 kg, dan seterusnya) sebagai pengukur berat barang-barang, bahan makanan kering, sayuran, buah-buahan, dan sebagainya;

anak tolakan (Psi) anak yang tidak diterima orang tua (orang tua bersikap tidak memberi kasih sayang, perhatian, dan sebagainya);

anak tonil anak komidi;

anak torak perkakas tenun pemintal benang;

anak tuna anak yang berkelainan; anak cacat;

anak tunalaras anak yang sangat nakal;

anak tunggal anak yang hanya satu-satunya;

anak uang bunga uang; rente;

anak wayang orang yang menjadi pelaku (pemain) pada pertunjukan wayang orang atau ketoprak;

anak yatim anak yang sudah tidak berbapak lagi;

anak zadah anak haram; anak jadah;

Turunan

anak-anak /anak·anak/
1 (a) masih kecil (belum dewasa);
2 (cak) (n) anak buah;

beranak /ber·a·nak/ (v)
1 mempunyai anak, misalnya ia sudah beranak dua orang;
2 melahirkan anak, misalnya istrinya baru beranak;
3 dengan anaknya, misalnya saudagar tiga beranak; belum beranak sudah ditimang (pb) bersenang-senang sebelum maksudnya tercapai;

beranak berbiak /beranak·berbiak/ berkembang biak;

beranak bercucu /beranak·bercucu/
1 mempunyai anak dan cucu;
2 (ki) turun-temurun; beranak pinak mempunyai keturunan, misalnya Kiai Maja beranak di Minahasa;

anak-beranak /anak·ber·a·nak/ (n) suami, istri, dan anak-anaknya; seluruh anggota keluarga;

anakan /anak·an/ (n)
1 bunga uang; rente, misalnya uang simpanan itu mendapat anakan 2 % sebulan;
2 (Tan) tunas yang tumbuh dari akar atau umbi;
3 (Hidari) siklon tropis kecil yang sering diikuti dengan gangguan yang lebih hebat;

anak-anakan /anak·anak·an/ (n) tiruan anak (untuk mainan anak-anak); boneka, misalnya gadis cilik itu asyik bermain dengan anak-anakannya;

peranakan /per·a·nak·an/ (n)
1 kantong selaput dalam perut (tempat bayi); rahim, misalnya ada gejala kanker pada peranakannya;
2 keturunan anak negeri dengan orang asing, misalnya Cina peranakan banyak di negeri itu;
3 yang dilahirkan di, misalnya tidak boleh peranakan suatu marga masuk marga lain;

memperanakkan /mem·per·a·nak·kan/ (v)
1 melahirkan (anak), misalnya siapakah yang memperanakkan engkau ini;
2 menganggap sebagai anak, misalnya ia memperanakkan pembantunya yang setia itu;
3 (ki) membungakan uang, misalnya sejak dulu pekerjaannya memperanakkan uang;

Berkaitan

abnormal aci-aci acuh ada adat adik adopsi adu aga agah aguk agus air ajar akas akeo akikah aku akuisisi alamiah alat alawar alkoholisme alung amal ambak ambil ambin amir amoi

Keterangan Label

Label Kelas Kata

(n) Nomina: kata benda, yaitu kelas kata yang dalam bahasa Indonesia ditandai oleh tidak dapatnya bergabung dengan kata tidak dan biasanya dapat berfungsi sebagai subjek atau objek dari klausa.

(a) Adjektiva: kata yang menerangkan nomina (kata benda) dan secara umum dapat bergabung dengan kata lebih dan sangat.

(v) Verba: kata kerja, yaitu kata yang menggambarkan proses, perbuatan, atau keadaan.

Label Ragam Bahasa

(kas) Kasar: kata kasar atau tidak sopan.

Label Kiasan Dan Peribahasa

(pb) Peribahasa: ungkapan atau kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

(ki) Kiasan: arti kata yang bukan sebenarnya.

(cak) Cakapan: kata atau frasa yang digunakan dalam ragam tidak baku.

Label Bidang Ilmu

(Bio) Biologi: ilmu tentang keadaan dan sifat makhluk hidup (manusia, binatang, tumbuh-tumbuhan).

(Dik) Pendidikan.

(Ek) Ekonomi dan keuangan.

(Kris) Agama kristen.

(Psi) Psikologi: ilmu yang berkaitan dengan proses mental, baik normal maupun abnormal dan pengaruhnya pada perilaku.

(Hidari) Hidariologi: proses ulang secara terus-menerus dari bentuk air dalam udara.

(Tan) Pertanian.

Label Penggunaan Bahasa

(Bl) Bali: kata atau frasa yang digunakan dalam kesusastraan Bali.